This is an example of a HTML caption with a link.
Tampilkan postingan dengan label pesona dieng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pesona dieng. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Desember 2012

Putri Kerajaan Thailand Berkunjung ke Dieng



Putri Kerajaan Thailand, Maha Chakri Sirindhorn, menyempatkan diri berkunjung ke Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah. Saat mampir ke kantor Pemerintah Kabupaten Wonosoba, Sirindhorn mendapat hadiah buku berjudul Mata Air Peradaban dari Bupati Wonosobo Abdul Kholiq Arif.

Hadiah ini sebagai penghormatan kepada Putri Sirindhorn karena memiliki komitmen kesejarahan yang bagus. "Putri Thailand yang merupakan penulis ingin merunut sejarah Dieng,” kata dia di halaman Pendopo Kabupaten Wonosobo, Selasa, 20 November 2012.

Menurut dia, sejarah kepurbakalaan Dieng menarik minat putri yang merupakan seorang peneliti sejarah. Apalagi, Thailand memiliki beberapa kemiripan budaya dan sejarah dengan Nusantara. Kholiq berharap buku tulisannya itu menjadi sumber referensi sejarah purbakala. "Sebagai seorang peneliti, putri tentu akan mengembangkan gagasan sehingga muncul penemuan-penemuan baru tentang sejarah Dieng," ujar dia.

Pemerintah Kabupaten Wonosobo, kata dia, akan terus berupaya menjalin kerja sama dengan Thailand untuk mengembangkan sejarah purbakala. Melalui kerja sama itu, ia berharap muncul konsep sejarah Nusantara yang utuh. Buku setebal 542 itu mengulas Dieng sebagai pusat peradaban dan sejarah Jawa.

Kholiq melibatkan sejumlah peneliti dan guru besar dari beberapa universitas sebelum menulis buku itu. Buku dengan pengantar dari Gus Dur itu juga menjelaskan situs-situs benda purbakala peninggalan kerajaan Hindu Wangsa Sanjaya dan Kerajaan Buddha Wangsa Syailendra.

Adapun, putri pasangan raja Thailand Bhumibol Adulyadej-Ratu Sirikit itu hari ini mengunjungi kompleks candi Hindu yang dibangun pada abad VII. Beberapa candi yang dikunjungi meliputi Candi Arjuna, Semar, Srikandi, dan Bima. Candi-candi itu terletak di perbatasan Wonosobo-Banjarnegara. Selain ke Dieng, Putri Sirindhorn dijadwalkan berkunjung ke Candi Borobudur, Magelang, pada Rabu, 21 November 2012.

Sumber: Tempo.co
Foto: Antaranews.com



Angelina Sondakh: Dieng Yang Terlupakan


Sungguh menakjubkan ketika saya tiba di dataran tinggi Dieng. Dipenuhi dengan tanaman kentang serta udara yang segar dan tenang. Dataran yang berada 2.100 m diatas permukaan laut membuat keindahan Dieng menjadi tempat untuk dinikmati bersama.

Setibanya di Dieng Platue Theater (DPT yang baru saja dikunjungi Presiden RI dan Ibu Negara).  Saya bersama rombongan Komisi X langsung menikmati eloknya pemandangan Dieng dari ketinggian. Tak heran kalau pada tahun 1996 Dieng sempat terkenal dengan kedatangan turis baik dari dalam negeri dan dari luar negeri. Selain itu, DPT juga merupakan sarana edukasi untuk mempelajari gejala alam dataran tinggi Dieng yang menakjubkan. Adapula terdapat berbagai peninggalan sejarah berupa candi-candi Hindu Kuno yang dibangun tahun 809 M, berbagai keajaiban alam berupa kawah-kawah aktif, telaga-telaga dan sumur raksasa.

Tapi mengapa sekarang Dieng seperti terlupakan?
Marilah kita jawab bersama. Pemerintah mengambil perannya sebagai fasilitator untuk mengarahkan Dieng sebagai tujuan wisata perlu diaktifkan dan saya rasa dengan kunjungan Presiden RI Susilo Bambang Yudhono perlu kita berikan apresiasi yang tinggi. Mengingat dengan hal tersebut maka perhatian masyarakat terhadap Dieng menjadi tinggi. Namun itu saja tidak cukup, kita harus lebih memperhatikan dan melihat langsung tempat-tempat wisata di Indonesia dengan keindahan alamnya yang sangat mengagumkan.

Love,